Suara Warga Menggema di Reses, Harapan Atasi Banjir dan TPU
CIMAHI, Rajindonews.com - Suasana reses di wilayah Cigugur Tengah dan Cibubur penuh dengan suara harapan. Ratusan warga hadir, membawa berbagai keluhan dan aspirasi terkait banjir, sampah, hingga kebutuhan lahan pemakaman yang semakin terbatas, Pada Sabtu (22/11/2025).
Di tengah balai pertemuan, satu per satu warga berdiri mengungkap kondisi lingkungan mereka. Keluhan terbesar datang terkait sungai yang belum dinormalisasi karena pembebasan lahan tak kunjung tuntas. “Setiap hujan deras, air meluap. Rumah kami seperti siap-siap terkena banjir kapan saja,” ujar seorang warga.
Masalah sampah juga mencuat. Penumpukan di beberapa titik telah mengganggu kenyamanan dan dianggap mencerminkan lemahnya sistem pengelolaan yang ada.
Isu yang membuat suasana semakin hening adalah masalah pemakaman. TPU Cigugur Tengah hampir penuh. Warga resah karena kesulitan mencari tempat pemakaman layak bagi keluarga mereka.
Menanggapi hal tersebut, Dadang Jaenudin, S.H. memberikan apresiasi dan menjanjikan tindak lanjut.
"Aspirasi ini baik dan benar. Untuk membuka lahan pemakaman baru perlu dukungan masyarakat, karena pembangunan dilakukan secara partisipatif," ucap Dadang di hadapan warga.
Ia juga berjanji mendorong percepatan penanganan banjir dan sampah melalui koordinasi dengan dinas terkait.
Reses ditutup dengan tepuk tangan panjang. Warga pulang membawa harapan baru: bahwa suara mereka bukan hanya keluhan, tetapi langkah menuju perubahan nyata. (Gultom)




Posting Komentar