Kejari dan Diskominfo Cimahi Perkuat Kolaborasi Layanan Digital Publik
CIMAHI, RajindoNews.com - Kejaksaan Negeri Cimahi bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi menggelar program Jaksa Menyapa di Mix Radio 92.9 FM untuk memperluas literasi hukum dan digital kepada masyarakat. Program ini mengusung tema "Sinergi Pelayanan Publik: Kolaborasi Layanan Digital dan Hukum."
Kepala Kejaksaan Negeri Cimahi, Nurintan M.N.O Sirait, S.H., M.H., menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara lembaga hukum dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses,Pada Rabu (26/112025).
"Kolaborasi layanan digital dan hukum bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan layanan hukum tidak harus rumit, tidak harus jauh, dan dapat diakses dari mana saja," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Kejari Cimahi telah mengintegrasikan sejumlah layanan hukum berbasis digital.
"Melalui integrasi dengan layanan digital Pemkot Cimahi, kami berupaya mendekatkan pelayanan hukum kepada seluruh warga," tambahnya.
Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Drs. Ahmad Saefullah, M.M., menjelaskan bahwa digitalisasi merupakan pilar utama percepatan layanan publik.
"Pemerintah Kota Cimahi terus mengoptimalkan digitalisasi sebagai kunci percepatan layanan publik. Melalui Polakami, Lapak Kami, hingga WA Mantap, kami berupaya memberikan layanan yang terintegrasi, cepat, dan mudah diakses," jelasnya.
Ia menegaskan komitmen Diskominfo dalam edukasi masyarakat.
"Kami juga meningkatkan literasi digital melalui publikasi keamanan siber dan perlindungan data pribadi," lanjutnya.
Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), Nanindya Nataningrum, S.H., menyampaikan bahwa layanan Datun kini semakin mudah dijangkau melalui platform digital.
"Melalui Hallo JPN, masyarakat dapat memperoleh konsultasi hukum tanpa biaya. Integrasi layanan Datun membantu masyarakat mendapatkan kepastian hukum lebih cepat dan transparan," ungkapnya.
Kajari Cimahi menutup dengan harapan agar sinergi digital ini terus berkembang.
"Kami ingin masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital yang aman dan transparan. Kolaborasi ini harus berkelanjutan agar menghadirkan rasa aman dan kepastian hukum," tutur Nurintan.
Diskominfo pun menargetkan Cimahi menjadi kota yang responsif terhadap perkembangan teknologi.
"Kami membayangkan Cimahi sebagai Smart City yang utuh. Teknologi harus menjadi jembatan kesejahteraan masyarakat," kata Ahmad Saefullah. (Gultom)







Posting Komentar